Jelajah Tour Sumba
Paket Wisata Jelajah Sumba Pesona Indonesia Fototrip 4

Jika berkunjung ke Nusa Tenggara Timur maka Anda wajib untuk menjelajahi Sumba. Pulau ini berbatasan dengan Sumbawa di sebelah barat laut, Flores di timur laut, Timor di timur, dan Australia di selatan dan tenggara. Dengan luas 10.710 km², Sumba akan memberikan pesona wisata yang tak akan terlupakan oleh Anda. Bagaimana, Anda tertarik mengikuti tour Sumba?

Ada Apa di Sumba? Kota dengan penduduk terbanyak di Sumba adalah Waingapu. Perlu Anda ketahui bahwa tak jauh dari situ terdapat puncak tertinggi di Sumba yaitu dengan ketinggian 1. 225 m dpl, yang dimiliki oleh Gunung Wanggameti. Daerah ini kemudian dijadikan Taman Nasional Laiwangi-Wanggameti yang dikenal karena merupakan salah satu tempat pemiliki populasi hutan yang lebat. Mulai dibuka pada tahun 1998, Taman Nasional ini akan memberikan Anda pemandangan flora dan fauna yang beragam. Tercatat mulai dari tumbuhan jambu hutan, pulai, beringin, kenari dan kayu manis tumbuh di sini. Serta terdapat fauna-fauna seperti kera ekor panjang, babi hutan, biawak, ular sanca Timor maupun ayam hutan. Pun Anda bisa menemui burung burung lokal seperti Walik Rawamanu ataupun Punai Sumba. Jangan heran jika banyak kupu-kupu di sana, sumber mengatakan bahwa Sumba kaya akan jenis kupu-kupu, paling tidak ada 43 jenis kupu-kupu yang 3 di antaranya hanya ada di kepulauan Nusa Tenggara.

Foto Jelajah Tour Sumba Foto Trip 3

Tak usah khawatir Anda tak bisa menemukan penginapan pada Tour Sumba ini. Warga Sumba telah banyak yang mendirikan homestay lokal yang dikelola sendiri oleh mereka. Kunjungan terbaik ke pulau Sumba adalah pada bulan Maret hingga Juni, juga Oktober sampai Desember. Jangan kaget, karena selain menikmati keindahan alam Sumba yang mempesona, Anda juga akan diberikan wisata masa lampau. Di sini terdapat beberapa kuburan kuno dan bangunan-bangunan yang merupakan peninggalan dari zaman Megalitikum. Banyak motif unik di bangunan tersebut, seperti motif kuda, kerbau atau pun manusia.

Sejarah pulau Sumba sendiri dimulai ketika Kerajaan Majapahit berhasil menguasainya pada tahun 1522. Kemudian pulau ini menjadi bagian dari pemerintahan Hindia-Belanda mulai tahun 1866, yang selanjutnya menjadi salah satu dari wilayah Republik Indonesia. Sebagian masyarakat Sumba masih memiliki kepercayaan Merapu (animisme), dan sebagian lainnya beragama Kristen (Protestan dan Katolik). Namun, warga beragama Islam dapat ditemui di bagian pesisir pulau Sumba. Secara rasial, masyarakatnya merupakan campuran antara Mongoloid dan Malenosoid

Jika Anda tertarik dengan Open Trip kami maka segeralah bergabung dan mari menjelajahi Sumba!

sumba banner

About Author

client-photo-1
AdventureTours

Comments

Yan Saputra
May 20, 2016
Artikel yang bagus, menambah wawasan para pembaca. Saya berharap anda tetap berbagi ilmu untuk kita semua, kunjungi artikel yang sejenis di

Leave a Reply