Daerah Rawa Jombor dahulu sebetulnya merupakan dataran rendah yang berbentuk cekungan luas dan dikelilingi oleh barisan pegunungan. Hal ini menyebabkan dataran rendah itu sering tergenang air, baik saat musim hujan maupun musim kemarau. Daerah tersebut dinamakan Rawa Jombor karena daerah itu sering tergenang air sehingga disebut rawa dan terletak di Desa Jombor yang kini berubah menjadi Desa Krakitan. Genangan air ini dapat jadi lebih tinggi saat musim hujan dikarenakan dari sisi barat laut terdapat sungai yang bernama Kali Ujung dan kali Dengkeng. Kedua sungai itu selalu meluap saat musim hujan dan selalu mengarah ke Rawa Jombor. Luapan air ini membuat Rowo Jombor semakin meluas dan menggenangi rumah warga serta sawah yang berada disekitarnya sehingga banyak warga yang terpaksa dipindahkan ke tempat yang lebih aman di tepi rawa atau tegalan disekitarnya




Comments